Asahan, kedannews.com – Miris, ketika dilakukan razia penyakit masyarakat (Pekat), di hotel kelas melati ditemukan dua pasang yang bukan suami istri, ketangkul petugas lagi pesta minuman keras (miras).
Razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan, menyisir hotel yang ada di Kota Kisaran hingga di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. Sabtu malam (06/11/2021).

Kepala bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tramtibum) Satpol PP Asahan, Siti Rosmita Hasibuan mengaku kedua wanita yang kedapatan di Hotel Cahaya akan melakukan pesta miras.
Kedua orang wanita yang ditemukan dalam satu kamar bersama dengan sebotol miras tersebut merupakan anak di bawah umur dan masih berusia sekolah, sebut Rosmita.
“Kami mengamankan dua pasang bukan suami istri dan dua wanita dibawah umur dengan miras didalam kamar,” ujar Kabid.
Diduga pasangan yang bukan suami istri tersebut, usai pesta miras akan bertempur menghabiskan waktu malam Minggunya.
Ketika salah seorang petugas Pol PP menginterogasi petugas, Johan, menanyakan identitas diri, remaja putri tersebut mengaku belum punya Kartu Tanda Pengenal (KTP).
“Mohon tunjukkan KTP kalian,” ujar Johan.
“KTP saya belum ada pak, karena saya masih 15 tahun,” ujar wanita tersebut.
“Kalian masih sekolah ya ?” tanya Johan kembali
“Saya sudah menikah pak,” jawab wanita tersebut.
Petugas tidak langsung percaya dengan ucapan wanita yang masih dibawah umur tersebut.
“Betul pak, saya sudah nikah siri pak. Tadi disini dengan suami,” katanya.
Petugas langsung membawa wanita tersebut ke Dinas Sosial Asahan untuk dilakukan pendataan.
Saat petugas melakukan razia di penginapan yang terletak di Jalan Panglima Polem, Kota Kisaran, dua orang berlainan jenis tersebut nekat melarikan diri, dengan melompat pagar. Namun berhasil ditangkap petugas Pol PP Asahan.
Lanjutnya, enam orang tersebut kini dibawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan.
“Diminta buat surat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatannya,” kata mak Eros.
Tidak seperti yang lalu, banyak yang terjaring, kali ini hanya dua pasang bukan suami istri yang terjaring, diduga razia yang digelar sudah bocor. (Plk)












