Sebelum kejadian pekerja tenggelam di site Muara Tiga Besar Utara ini, bahwa data pada April 2022 lalu juga terjadi fatality dalam aktivitas produksi PTBA. Persisnya, seorang karyawan PT. Madhani Talatah Nusantara (MTN) – subkontraktor, Beni Arif Wahyudi (35) meregang nyawa saat bertugas mengelas bagian dari mobil tangki pengangkut BBM.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Inspektur Tambang utusan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, diketahui ledakan tersebut dipicu akibat alat air breather pada tangki mengalami kerusakan. Kerusakan pada alat yang mengeluarkan gas dari dalam tangki tersebut diduga lantaran usia kendaraan yang sudah cukup tua, yakni 13 tahun. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Sumsel tak lama berselang.
Perlu diketahui pada awal Januari 2022, Dirut PT Bukit Asam Arsal Ismail menargetkan zero fatality dan menjadikannya prioritas bagi seluruh pegawai PTBA bertepatan dengan peringatan Bulan K3.
Nyatanya, dalam kurun waktu 1 tahun, yang tercatat, bahwa insiden kecelakaan kerja di PT BA sudah memakan 2 orang korban jiwa.
Penulis: Suherman
Editor: Cut Riri
[embedyt] https://www.youtube.com/embed?listType=playlist&list=UUkDG6fUBeHFdkPSVpiEgJqQ&layout=gallery[/embedyt]












