Berita UtamaHukum

Dr. M. Sa’i Rangkuti: Polisi Diduga Salah Tangkap, Pemuda Medan Ditembak Kaki Usai Tuduhan Pencurian Motor dan Bantah Terlibat, Akan Laporkan ke Propam Polda Sumut

×

Dr. M. Sa’i Rangkuti: Polisi Diduga Salah Tangkap, Pemuda Medan Ditembak Kaki Usai Tuduhan Pencurian Motor dan Bantah Terlibat, Akan Laporkan ke Propam Polda Sumut

Sebarkan artikel ini

Dr. M. Sa'i Rangkuti, S.H., M.H.: Polisi Diduga Salah Tangkap, Pemuda Medan Ditembak Kaki Usai Tuduhan Pencurian Motor dan Bantah Terlibat, Akan Laporkan ke Propam Polda Sumut

Kuasa hukum Azi, Dr. M. Sa'i Rangkuti, SH., MH saat menunjukan gambar Azi saat penahanan. (kedannews.co.id/Aris HST Sinurat)

Medan, kedannews.co.id – Seorang pemuda berinisial M. Azizan alias Azi (20) mengalami luka tembak di kaki kiri setelah diduga ditangkap polisi terkait kasus pencurian sepeda motor di Medan Area. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/1/2026) dengan korban pelapor Dokter muda, Elpa Syahroni Nasution (31), warga Jalan Jermal XI, Komplek Graha Rahayu, Kelurahan Denai.

Kejadian ini memicu reaksi keras dari orangtua Azizan, Surianto (58) dan Kurnia (55), yang menyatakan keberatan atas tindakan oknum kepolisian tersebut. Mereka berencana melaporkan kasus ini ke Propam Polda Sumut sekaligus mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Medan untuk menuntut ganti rugi.

Dr. M. Sa’i Rangkuti, SH., MH, kuasa hukum Azizan, menjelaskan langkah hukum yang akan ditempuh kliennya. β€œKlien kami dan keluarganya akan menempuh langkah hukum, melaporkan tindakan penembakan oleh oknum polisi, sekaligus menuntut ganti rugi melalui pengadilan. Polri harus profesional dan berintegritas, menjaga marwah institusi dengan mengayomi masyarakat, bukan mengambil tindakan sendiri,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Kuasa hukum juga menekankan pentingnya tindakan kepolisian yang terukur dan tidak menjerat orang yang tidak terbukti bersalah. β€œKami mendukung Polri menindak penjahat jalanan, tetapi tidak boleh menghukum orang yang diduga bukan pelaku sejati. Beredarnya pemberitaan sebelumnya terkait dugaan pencurian Azizan harus dikaji secara hati-hati,” tambah Dr. Rangkuti yang juga Tim Advokasi Hukum di Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran Sumatera Utara serta Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut.