MEDAN, kedannews.co.id – Berbuat baik tidak seharusnya menunggu seseorang memiliki kekayaan berlimpah. Pesan tersebut disampaikan Rizqie Dyah melalui video Shorts YouTube di kanal @rizqiedyah, Bahasa Semesta, berjudul “Jangan Bertopeng di Hadapan Allah” yang ditayangkan sekitar 21 jam sebelum informasi ini dihimpun.
Dalam penyampaiannya, Rizqie mengulas kebiasaan manusia yang kerap menjanjikan berbagai kebaikan kepada Tuhan ketika sedang menghadapi kesulitan. Menurut dia, janji tersebut perlu disertai tindakan nyata, bukan sekadar harapan yang baru ingin diwujudkan setelah kondisi ekonomi membaik.
Ia mengangkat pengalaman pribadi ketika pernah mengalami masa sulit dan berdoa agar memperoleh kekayaan kembali. Pada saat itu, ia mengaku menjanjikan akan menggunakan kekayaan yang diperolehnya untuk membantu fakir miskin dan membangun berbagai hal yang bermanfaat bagi orang lain.
Namun, pengalaman tersebut kemudian membuatnya menyadari bahwa keinginan berbuat baik semestinya tidak bergantung pada datangnya kekayaan.
“Sebagai contoh seperti ini, dulu pada saat waktu saya jatuh, saya berdoa setiap hari, saya tahajud, saya minta kepada Tuhan supaya saya itu bisa diberikan kekayaan kembali. Dan apa proposal yang saya sungguhkan kepada Tuhan pada saat itu? Proposal yang saya ajukan kepada Tuhan pada saat itu adalah saya mencoba untuk merayunya bahwasanya kalau Engkau berikan saya kekayaan lagi, saya akan gunakan kekayaan ini untuk melakukan kebaikan.”












