MEDAN, kedannews.co.id – Komitmen memperkuat kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan. Hal itu mengemuka saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan pengurus Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia Wilayah Sumatera Utara dan Aceh di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Senin (13/7/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V MPK Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.
Ketua MPK Indonesia Wilayah Sumut-Aceh, Dr. RE Nainggolan, menyampaikan bahwa Rakernas akan dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut akan membahas berbagai isu strategis di bidang pendidikan Kristen sekaligus memperkuat kontribusi lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM nasional serta meneruskan semangat pengabdian yang diwariskan Nommensen.
“Kami berharap Rakernas ini menjadi ruang untuk memperkuat peran lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujar RE Nainggolan.
Dalam kesempatan yang sama, RE Nainggolan juga menyerahkan undangan secara langsung kepada Rico Waas agar menghadiri pembukaan Rakernas MPK Indonesia di Tarutung.
“Kehadiran kami untuk mengundang Wali Kota Medan Rico Waas agar dapat hadir pada Rakernas MPK Indonesia di Tarutung,” katanya.
Menanggapi undangan tersebut, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Medan. Didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Wandro Malau, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barli Mulia Nasution, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Agus Maryono, ia menegaskan bahwa pembangunan SDM harus dimulai dari pendidikan yang berkualitas.
“Pemko Medan berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pendidikan. Artinya, kualitas pendidikan tidak dapat ditingkatkan hanya oleh pemerintah, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat. Salah satunya melalui MPK”, kata Rico Waas.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, adaptif, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Medan untuk Semua diwujudkan melalui upaya memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang.
“Semangat Medan untuk Semua adalah memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegas Rico Waas.
Sebagai bentuk penghargaan atas perhatian dan dukungannya terhadap dunia pendidikan, MPK Indonesia menyerahkan piagam penghargaan serta kain ulos kepada Rico Waas di akhir audiensi.












