Binjai, kedannews.co.id β Kepolisian Resor Binjai memastikan hasil tes urine terhadap pengemudi mobil Brio putih, Wike Rahayu (25), telah dilakukan sesuai prosedur dan menunjukkan hasil negatif narkoba.
Penegasan tersebut disampaikan Wakapolres Binjai, Sofyan, saat memberikan keterangan resmi di Kantor Unit Laka Lantas Polres Binjai, Selasa (17/3/2026), guna menjawab keraguan publik yang sempat beredar.
βKami hadir untuk menjelaskan kejadian sebenarnya sekaligus meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,β ujarnya.
Peristiwa ini bermula dari kecelakaan tunggal yang terjadi di kawasan Pasar Kaget, di mana mobil yang dikemudikan Wike menabrak sejumlah lapak pedagang. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka, dengan sebagian korban telah dipulangkan dan lainnya masih menjalani perawatan.
Setelah kejadian, petugas mencurigai kondisi pengemudi yang dinilai tidak normal sehingga dilakukan tes urine awal menggunakan alat sederhana. Hasil awal menunjukkan dua parameter negatif, sementara satu parameter lainnya belum dapat dipastikan.
βKarena hasil awal belum meyakinkan, keesokan harinya kami melakukan pemeriksaan ulang dengan tenaga medis yang kompeten dari Dokkes Polres Binjai,β kata Sofyan.
Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan bahwa pengemudi tidak mengonsumsi narkoba. Proses tes juga dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media, untuk menjamin transparansi.
Menanggapi spekulasi mengenai warna urine yang terlihat jernih, pihak kepolisian menyebut hal tersebut merupakan kondisi normal bagi seseorang yang banyak mengonsumsi air putih.
Selain itu, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi akibat tekanan emosional. Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan sebelumnya terlibat pertengkaran dengan pasangannya sebelum insiden terjadi.
Saat ini, pengemudi beserta barang bukti telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.












