Medan, Kedannews.com – Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian siap bersinergi dengan HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) Batubara dan minta Gubsu mengalokasikan anggaran khusus di APBD 2023 untuk membantu LPK (Lembaga Pelatihan dan Kursus).
Hal ini terungkap dalam dialognya bersama para pengelola LPK tergabung dalam HIPKI, sebagai salah satu agenda Resesnya, Rabu (13/7/2022) di Gedung BLK Al Izzah Desa Aras Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara.
“Saya minta Gubernur agar APBD 2023 meningkatkan anggaran Dinas Tenaga Kerja dan ada alokasi khusus mendukung LPK-LPK agar perbanyak program pelatihan yang pelaksanaannya bersinergi dengan LPK-LPK di kabupaten kota. Pemkab Batubara jug memperhatikan anggaran untuk LPK, karena dalam Dana Desa pun ada mata anggaran pemberdayaan masyarakat, ini bisa jadi program luar biasa jika bekerja sama dengan lembaga-lembaga kursus yang ada,”ujarnya.
Anggota DPRD Sumut dari Dapil Batubara, Asahan dan Tanjungbalai ini minta para pengelola LPK menyampaikan profil lembaga dan harapan masing-masing untuk pemerintah. “Saya siapa menjembatani HIPKI dengan Pemprovsu dan Pemkab Batubara,”ujarnya seraya berkoordinasi langsung dengan Kadis Tenaga Kerja Provinsi Sumut Bahar Siagian melalui sambungan Whatsapp.
“Setelah mendengar penjelasan mereka, saya jadi faham ternyata mereka ini para pahlawan ekonomi juga. Sebab mereka telah banyak mendidik generasi muda sehingga memiliki keahlian dan keterampilan. Banyak dari lulusannya kemudian mampu mandiri membuka usaha sektor ril seperti percetakan, ketikan komputer, salon kecantikan, rias pengantin, pembuat kue dan kuliner serta usaha jahitan dan bordir. Ini luar biasa. Saya mengapresiasi ini, seharus nya pemerintah juga mengapresiasi berupa dukungan program melalui APBD agar LPK ini lebih banyak berkiprah. Namun tadi saat saya kontak dengan Kadisnaker Sumut beliau mengatakan kendala anggaran sangat kecil untuk bisa mendukung LPK,”ungkapnya.
Untuk membekali generasi muda dengan kecakapan teknis dan keterampilan, menurutnya, kehadiran lembaga penyelenggara kursus keterampilan menjadi salah satu solusi. Mereka mendidik anak-anak muda usia 15 – 18 tahun melalui program pendidikan vokasi luar sekolah dalam bidang komputer, tata boga, tata busana, rias kecantikan dan lain-lain.
Sekretaris FPKS ini menyebutkan, Batubara melalui program pembekalan mentalitas, kempimpinan dan kewirausahaan bagi para pengelola LPK maupun bagi para peserta didiknya.Kebutuhan akan lapangan kerja bagi generasi muda saat ini sangat tinggi, ini salah satu nya ditandai dengan tinggi nya angka pengangguran di kalangan pemuda. “Jangan kan orang yang tak punya ijazah dan keahlian, yang memiliki nya pun saat ini tidak mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Hal ini diperparah sikap mental generasi muda yang lemah dalam kemandirian dan kewirausahaan,” tegasnya.
Sekretaris HIPKI Batu Bara sekaligus pengelola LPK Az Zikra Sei Bala Eko Budianto, lanjut Hadian, di Batubara ada sekitar 25-an LPK tergabung dalam HIPKI selama ini mendapat dukungan program kegiatan langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementrian Tenaga Kerja, sedangkan dari Pemkab atau Pemrovsu belum ada.
Terkait hal itu, ungkap Hadian lagi, Eko bersama lima pengelola LPK lainnya memohon kepada Anggota DPRD Sumut untuk membantu dan menjembatani mereka dengan Pemkab Batubara dan Pemprovsu. Hadian yang juga dikenal sebagai seorang motivator dan owner Lembaga Konsultan Kepribadian Bengkel Karakter itu menyampaikan, dirinya siap bersinergi dengan HIPKI Batubara melalui program pembekalan mentalitas, kempimpinan dan kewirausahaan bagi para pengelola LPK maupun bagi para peserta didiknya.
“Sebab pembekalan skill teknis saja tak cukup, buktinya tadi dikeluhkan oleh para pengelola bahwa banyan lulusan nya hanya berharap menjadi karyawan bukan untuk jadi wirausahawan, maka perlu pembekalan soft skill mentalitas bagi mereka. Saya siap memberikan motivasi dan pelatihan secara gratis, karena itu profesi saya selama ini, berdayakan saja saya,” ujrnya yang disambut para pengelola LPK dengan antusias. (cutriri)












