SEI RAMPAH, kedannews.co.id – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengawali Safari Ramadan 1447 H/2026 dengan pendekatan berbeda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan dipusatkan di masjid dan menyasar masyarakat umum, kali ini jajaran pemerintah daerah secara khusus mendatangi pondok-pondok pesantren di berbagai kecamatan.
Safari Ramadan perdana digelar di Pondok Pesantren Darut Thalibin, Cempedak Lobang, Sei Rampah, Senin (2/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian kunjungan lima tim yang telah dibentuk untuk menyasar sejumlah pesantren di Kabupaten Sergai.
Dalam sambutannya, Bupati Sergai H. Darma Wijaya menegaskan bahwa perubahan pola Safari Ramadan tahun ini bukan tanpa alasan. Ia menyebutkan, pemerintah daerah ingin hadir langsung di tengah para santri untuk memberikan motivasi dan memperluas cakrawala berpikir mereka.
“Pada tahun ini, momen Safari Ramadan agak berbeda. Biasanya kita ke masjid dan bertemu masyarakat. Tahun ini kita hadir ke pesantren-pesantren untuk memotivasi anak-anak kita yang ada di pesantren,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa santri tidak hanya didorong untuk mendalami ilmu agama, tetapi juga perlu mengembangkan potensi diri sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Mindset anak-anak pesantren harus kita ubah. Mereka bisa menjadi pegawai negeri, pengusaha, anggota TNI/Polri, bahkan menjadi bupati dan wali kota. Mereka adalah calon pemimpin masa depan,” tegasnya.
Program Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi lima tim yang dipimpin unsur pimpinan daerah. Setiap tim dijadwalkan melakukan tiga kali kunjungan ke pondok pesantren di berbagai kecamatan. Sebelum keberangkatan, Bupati Sergai bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan dan Sekretaris Daerah Suwanto Nasution melepas para peserta tim di Masjid Agung Sergai.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan informasi terkait program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan, termasuk arah kebijakan daerah yang dirumuskan dalam visi Sergai Mantab: Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.
Bupati turut menyinggung sejumlah tantangan kebangsaan, mulai dari krisis moral, radikalisme, hingga kesenjangan sosial-ekonomi. Ia menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda di tengah dinamika tersebut.
“Pesantren mengajarkan kejujuran, kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. Nilai-nilai ini menjadi fondasi moral yang kuat bagi generasi muda,” katanya.
Pimpinan pondok pesantren, Ustaz Harianto, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap kehadiran pemerintah daerah dapat mempererat hubungan dengan kalangan pesantren sekaligus memberi motivasi bagi para santri.
“Kami bangga dan bersyukur atas kunjungan ini. Semoga silaturahmi ini memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membuat para santri lebih mengenal kepala daerahnya,” ujarnya.
Sebagai bagian dari agenda sosial, pemerintah daerah juga menyerahkan bingkisan kepada pihak pesantren. Kegiatan itu dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta para santri.
Ke depan, Safari Ramadan ini dijadwalkan berlanjut ke sejumlah pesantren lain hingga akhir Ramadan. Pemerintah daerah menyatakan evaluasi akan dilakukan untuk menilai efektivitas pendekatan tersebut, khususnya dalam memperkuat peran pesantren sebagai mitra strategis pembangunan daerah dan pembinaan karakter generasi muda.












