Lingkungan, Sosial & Organisasi

Tokoh Sumut Lintas Agama dan Etnis Deklarasikan Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia

12
×

Tokoh Sumut Lintas Agama dan Etnis Deklarasikan Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia

Sebarkan artikel ini

Deklarasi GKR-BRI di Medan Serukan Keadilan Ekonomi dan Pemanfaatan Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Para tokoh lintas agama, etnis, dan profesi di Sumatera Utara berfoto bersama pada deklarasi Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKR-BRI) di AOBI Café Terrace, Jalan Singgalang No.1, Medan, Senin (10/11/2025). (kedannews.co.id/Foto: Istimewa).

MEDAN, kedannews.co.id — Lebih dari 150 tokoh masyarakat lintas agama, etnis, dan profesi di Sumatera Utara mendeklarasikan Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKR-BRI) pada Senin, 10 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB di AOBI Café Terrace, Jalan Singgalang No.1, Medan.

Gerakan nasional ini lahir dari keprihatinan terhadap ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, meskipun Indonesia telah merdeka selama delapan dekade. Melalui tagline “Kaya Raya Bersama”, GKR-BRI mengusung semangat pemerataan kesejahteraan dan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Deklarasi tersebut dihadiri tokoh lintas profesi seperti Syarifuddin Siba, Parlindungan Purba, Daudsyah Munthe, Harmen Ginting, Irwansyah Nasution, Datuq Adil Freddy Haberham, Budiman Nadapdap, Effendi Manulang (Tebing Tinggi), Alexander Gulo, Elvi Rahmita Ginting, T. Laurina (Kerabat Kerajaan Ramunia Serdang), serta sejumlah tokoh media seperti Anto Genk dan HA Nuar Erde. Hadir pula puluhan anggota DPW IMO Indonesia Sumatera Utara.

Acara turut diwarnai dengan berbagai orasi kebangsaan. Dr. Yanhar Jamaluddin, MAP tampil membuka sesi dengan orasi bertema “Transparansi Pengelolaan Keuangan Publik”. Beberapa tokoh lain juga menyampaikan pandangan, antara lain Taufiqqurahman (mantan Sekjen PB GAMMI), T. Ismail, T. Muchairad (Istana Maimon), Ahmad Arief (politisi Partai Demokrat), Muazad Zein (mantan Sekretaris DPRD Medan), Marah Husen Lubis (mantan Kadispora Medan), Mayzen Saftana, Edwin Ginting, Ustadz Juliadi (Ketua PIN Sumut), Prof. Basyarsah (mantan Rektor Al Washliyah), Harus Fadhillah (mantan Sekda Kabupaten Sergai), dan Prof. Shafwan Hadi Umri, seorang budayawan dan ahli bahasa.

Dalam kesempatan itu, Irwansyah Nasution, SH., MH, tokoh Sahabat Segala Suku yang memimpin pembacaan deklarasi, menegaskan bahwa Indonesia telah dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Namun, katanya, kekayaan tersebut belum mampu dinikmati secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Sudah 80 tahun Indonesia merdeka, tapi masih banyak rakyat yang hidup miskin. Sumber daya alam kita seharusnya bisa membuat seluruh rakyat sejahtera, tapi kenyataannya hanya dinikmati segelintir orang,” ujar Irwansyah.

Ia menilai ketimpangan ini terjadi akibat sistem politik dan ekonomi yang belum berpihak kepada rakyat. Menurutnya, sejak 17 Agustus 1945 hingga kini, perekonomian Indonesia masih dikuasai oleh oligarki.

“Sistem yang ada hanya membuat yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin miskin. Namun kini muncul secercah harapan ketika Prabowo Subianto dan Purbaya Yudhi Sadewa mulai membawa isu perubahan sistem perekonomian nasional,” tambah Irwansyah.

Sementara itu, Syarifuddin Siba, salah satu penggagas GKR-BRI, menyebut kehadiran dua tokoh nasional tersebut memberi inspirasi baru bagi rakyat untuk kembali percaya pada cita-cita kemerdekaan: masyarakat adil dan makmur.

“Untuk mencapai kesejahteraan rakyat, kekayaan alam Indonesia harus dikelola secara optimal demi kemakmuran seluruh rakyat. Gerakan ini hadir untuk memberi dukungan moral agar kebijakan pro-rakyat dapat segera diwujudkan,” kata Siba dalam sambutannya sebelum deklarasi.

Deklarasi Gerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKR-BRI) ini diharapkan menjadi wadah baru bagi masyarakat untuk memperjuangkan pemerataan kesejahteraan ekonomi dan memperkuat solidaritas antarumat, lintas etnis, dan profesi di Tanah Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *