Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

Warga Temukan Mayat Membusuk, Polisi Sebut Korban Lakalantas Bukan Perampokan

5
×

Warga Temukan Mayat Membusuk, Polisi Sebut Korban Lakalantas Bukan Perampokan

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Lima Puluh, AKP Rusdi bersama Babinsa, saat dilokasi kejadian. (Foto: Ist).
Kapolsek Lima Puluh, AKP Rusdi bersama Babinsa, saat dilokasi kejadian. (Foto: Ist).

Batu Bara, kedannews.com – Warga sekitar Dusun Simpang Nangka, Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batu Bara, dihebohkan dengan penemuan mayat didalam parit Perkebunan Tanah Gambus Diduga korban terjatuh kedalam parit akibat lakalantas bukan korban perampokan.

Korban ditemukan oleh warga yang melintas dijalan tersebut, karena curiga mencium bau bangkai yang menusuk hidung.

Korban Saprin (70), warga Dusun Purnama, Desa Bulan – Bulan, Lima Puluh Pesisir, berprofesi sebagai peminta sumbangan untuk pembangunan Masjid atau pesantren.

Tetangga korban Hj Halimah (55), Warga Desa Bulan – Bulan, menduga korban terjatuh akibat dirampok. Sabtu (30/04/2022).

“Korban selama ini sering pulang 3 hari sekali, mencari dana pembangunan pesantren yang ada di Desa Bulan – Bulan,” sebut Halimah

Anak korban sempat mencari ayahnya, karena tidak pulang sudah dua hari, ulas Halimah.

Tetangga korban, Hj Halimah berat dugaan Saprin menjadi korban perampokan, karena uang hasil sumbangan semuanya raib.

Kondisi korban sudah mulai beraroma menyengat hidung, dengan posisi didalam parit dan terhimpit dengan sepeda motornya.

Kapolsek Lima Puluh, AKP Rusdi, melalui pers rilis menyebutkan korban terjatuh kedalam parit kebun, bukan korban perampokan.

“Korban keluar dari rumah pada hari Kamis (28/04), dan ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa didalam parit, dan sudah berbau,” sebut AKP Rusdi.

Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan lalu lintas, bukan korban perampokan, jelas Rusdi.

Kepala Desa Bulan – Bulan, Mahmuda, saat dikonfirmasi melalui telpon mengatakan, diduga korban menjadi korban tabrak lari.

“Dugaan kami kemungkinan besar jadi korban tabrak lari, bukan perampokan,” jelas Mahmuda.

Kita juga telah bertemu dengan Kapolsek Lima Puluh, AKP Rusdi dilokasi kejadian, ujarnya.

Jenazah korban kini telah dievakuasi dibawa ke RSUD Batu Bara, guna dilakukan visum, dan Insha Allah akan dikebumikan pada malam ini juga, tutup Mahmuda.

Penulis : Sholeh Pelka
Editor : Sholeh Pelka