MEDAN, kedannews.co.id – Warga Lingkungan 11, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan sebuah boks kontainer berwarna putih-biru yang berisi jasad manusia di dekat kebun pisang di tepi Sungai Denai, Selasa siang (10/3/2026).
Penemuan boks misterius itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Puluhan warga tampak berkerumun di lokasi untuk melihat langsung kontainer yang tergeletak di area kebun pisang di pinggir aliran Sungai Denai tersebut.
Salah seorang saksi mata, Suardin Gea, mengaku awalnya mendapat informasi dari seorang warga yang menyebut adanya paket mencurigakan di lokasi tersebut. Rasa penasaran membuat dirinya kemudian mendatangi tempat itu untuk memastikan isi boks yang dimaksud.
“Pertama-tama kami dengar informasi dari abang di sini yang bilang ada paket. Setelah itu kami datang ke lokasi untuk mengecek langsung. Waktu dibuka sedikit, kami lihat paketnya dibungkus karung goni,” kata Suardin Gea kepada wartawan di lokasi.
Suardin menjelaskan, dirinya bersama beberapa warga mencoba membuka bagian karung yang berada di dalam boks dengan menggunakan kunci karena ingin memastikan isi paket tersebut.
Menurutnya, pada awalnya warga mengira bungkusan tersebut merupakan bangkai hewan yang sengaja dibuang. Namun setelah diperiksa lebih lanjut, kecurigaan mereka berubah menjadi kejut karena menemukan bagian tubuh manusia.
“Kami korek-korek sedikit pakai kunci untuk membuka goninya. Awalnya kami pikir itu bangkai babi, tapi setelah saya periksa bagian pinggulnya, ternyata itu mayat manusia,” ujarnya.
Setelah memastikan bahwa isi boks tersebut diduga jasad manusia, Suardin segera menyampaikan temuan tersebut kepada warga lain yang berada di sekitar lokasi. Ia juga melaporkan kejadian itu kepada kepala lingkungan setempat agar informasi tersebut segera diteruskan kepada pihak kepolisian.
“Setelah itu kami laporkan ke warga yang ada di kedai dan disarankan untuk melaporkan ke Pak Kepling supaya diteruskan ke polisi. Penyampaian saya sekitar pukul 13.45 WIB,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek setempat bersama tim dari Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan awal terkait penemuan jasad tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, mengatakan pihaknya menerima informasi penemuan mayat tersebut sekitar pukul 13.30 WIB.
“Informasi awal, pada pukul 13.30 ada informasi ditemukan mayat di dalam boks. Baik Polsek, Satreskrim, maupun tim dari Polda langsung datang ke TKP untuk melakukan serangkaian penyelidikan,” kata Bayu.
Dari pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. Namun kepastian mengenai identitas serta penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Jenis kelamin dari pemeriksaan awal berdasarkan data kami adalah perempuan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna dilakukan visum,” ujarnya.
Bayu juga menjelaskan bahwa kondisi jenazah saat ditemukan masih dalam keadaan utuh dan tidak terdapat indikasi mutilasi pada tubuh korban.
“Kondisi mayat masih utuh, tidak ada mutilasi. Sebagian tubuh dibungkus dengan karung dan kain, kemudian dimasukkan ke dalam boks,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga menyebutkan bahwa ketika ditemukan, jenazah tersebut tidak mengenakan busana.
“Saat ditemukan tanpa busana. Kami juga sudah mendapatkan alamat dan identitas awal, dan saat ini sedang dalam proses menghubungi pihak keluarga,” tambah Bayu.
Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban serta menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Sementara itu, jenazah telah dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan forensik guna memastikan identitas serta penyebab kematian korban.












