Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

Dua Warga Tewas Jadi Korban Tawuran di Medan Belawan dalam Sepekan

4
×

Dua Warga Tewas Jadi Korban Tawuran di Medan Belawan dalam Sepekan

Sebarkan artikel ini

Korban pertama yakni M Dian Iqbal Saragih (33), warga Kelurahan Bagan Deli. Ia meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) subuh setelah terkena peluru nyasar saat hendak berangkat berjualan ikan di kawasan tersebut.

Pemuda yang tewas akibat tembakan senapan angin saat bentrokan di Kampung Kolam, Medan Belawan, Kota Medan. (kedannews.co.id/Ist)

Medan, kedannews.co.id – Aksi tawuran antar kelompok pemuda di Kecamatan Medan Belawan kembali memakan korban jiwa. Dalam kurun waktu satu pekan, dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban di lokasi bentrokan.

Berdasarkan data kepolisian yang dihimpun, korban pertama yakni M Dian Iqbal Saragih (33), warga Kelurahan Bagan Deli. Ia meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) subuh setelah terkena peluru nyasar saat hendak berangkat berjualan ikan di kawasan tersebut.

Sementara korban kedua, Kiki Ahmad Febri (21), warga Jalan Jaring Udang V Lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, juga meninggal dunia akibat tertembak senapan angin.

Peristiwa itu terjadi ketika korban melintas di kawasan Kampung Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia. Saat itu, sepeda motor yang dikendarainya kehabisan bahan bakar. Ketika korban mendorong kendaraan, ia terjebak di tengah bentrokan antar kelompok pemuda dan menjadi korban salah sasaran.

Kapolsek Polsek Belawan, AKP Ponijo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut serta memburu para pelaku.

“Dari dua kasus tersebut, pelaku utama tawuran di Bagan Deli telah berhasil ditangkap oleh Polres Pelabuhan Belawan dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Sementara pelaku tawuran di kawasan Kampung Kolam masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mengetahui potensi terjadinya tawuran di lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, terutama dari warga yang tidak terlibat dalam konflik.

Maraknya aksi tawuran di kawasan pesisir Medan Belawan menjadi perhatian berbagai pihak. Diperlukan kerja sama antara masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah untuk mencari solusi agar konflik remaja tidak kembali menimbulkan korban.