Simalungun, kedannews.co.id β Kebakaran hebat menghanguskan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Betlehem yang berada di Dusun III Simpang Sosor, Nagori Saribu Jawa, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, api dipastikan bersumber dari kompor masak yang berada di area dapur bangunan sekolah TK milik gereja.
Kapolsek Dolok Panribuan, IPTU Ponijan Damanik, menjelaskan peristiwa kebakaran terjadi pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 23.10 WIB. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan beberapa bangunan di sekitar lokasi.
βDari hasil olah tempat kejadian perkara bersama Tim Inafis Polres Simalungun, kebakaran diduga dipicu oleh api kompor yang menyambar tabung gas hingga terjadi ledakan,β ujar Ponijan dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026) malam.
Selain bangunan utama gereja, api juga melalap gedung gereja lama, gedung TK/PAUD Betlehem, serta satu unit minibus Carry milik pendeta setempat, Pdt Hotmarisi Fernon Pakpahan.
Menurut Ponijan, titik awal kebakaran berada di ruang dapur sekolah TK gereja. Ledakan tabung gas memicu kobaran api yang dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada dalam satu kompleks.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.
βKami memastikan tidak ditemukan unsur kesengajaan maupun indikasi konflik sosial dalam kejadian ini. Murni musibah akibat kelalaian teknis,β tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turut menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Ia menilai banyak kasus kebakaran yang terjadi belakangan ini dipicu oleh faktor teknis, seperti penggunaan tabung gas dan instalasi listrik yang tidak aman.
βKami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik serta peralatan dapur, baik di rumah maupun di tempat ibadah, guna mencegah kejadian serupa,β ujar Marganda.












