MEDAN, kedannews.co.id – Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Jumat (24/4/2026).
Kapolda menjelaskan bahwa konsep “Sabuk Kamtibmas” memiliki makna filosofis sebagai ikatan kuat yang menyatukan seluruh elemen dalam satu sistem pengamanan terpadu yang saling mendukung.
“Ini adalah simbol sinergitas, di mana Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat saling terhubung, saling menopang, dan saling menguatkan dalam menjaga keamanan,” ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh peserta apel yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari jajaran Polda Sumut, pemerintah daerah, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan, hingga mitra kamtibmas lainnya yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Sumatera Utara.
Kapolda turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.
“Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menjaga keamanan lingkungan masing-masing secara optimal,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan kebutuhan dasar yang harus dijaga bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan sinergitas yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan kamtibmas yang semakin kompleks dan dinamis,” pungkasnya.












