“Nah informasi (saat itu) Pak Hary Tanoesoedibjo mengatakan tidak masalah (anak Tengku Erry bekerja di MNC Group) itu persoalan mudah, kira-kira begitu,” imbuhnya.
Saat itu lah Tengku Erry ditawari untuk bergabung dan menjadi calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Perindo. Namun saat itu kata Iskandar, Tengku Erry tidak mengiyakan dan mengatakan akan mempertimbangkan tawaran tersebut.
“Nah di situ juga beliau (Tengku Erry) ditawari untuk bergabung ke Perindo dan maju sebagai Caleg DPR RI, nah Pak Tengku Erry bilang dia pikir-pikir dulu, tidak mengiyakan,” ucapnya.
Kemudian Iskandar menyebutkan setelah mengetahui adanya pemberitaan tersebut langsung menghubungi Tengku Erry. Namun, Tengku Erry membantah akan hal tersebut, dia menegaskan jika dirinya komitmen menjadi kader NasDem.
“Setelah itu saya komunikasi dengan Pak Tengku Erry, nah dia menyatakan sampai hari ini dia masih kader NasDem dan belum bersedia menjadi (calon) anggota DPR RI dari Perindo dan dia komitmen tetap menjadi kader NasDem,” sebutnya.
Iskandar menuturkan saat ini Tengku Erry masih berada di Jakarta. Setelah kembali ke Medan, Tengku Erry akan memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.
“Pak Tengku Erry masih di Jakarta ini, nanti setelah dia pulang nanti akan klarifikasi ke Partai NasDem, dan hasil klarifikasi itu nanti akan disampaikan langsung oleh Pak Tengku Erry ke media,” tutupnya.












