MEDAN, kedannews.co.id β Personel Satuan Brimob Polda Sumut kembali menggelar patroli mandiri guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), khususnya aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Medan, Senin dini hari (25/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 personel diterjunkan dan dibagi dalam dua regu patroli. Regu pertama dipimpin Ipda Sangap Ginting, sedangkan regu kedua dipimpin Aipda Ngatino. Patroli dilakukan secara mobile di sejumlah ruas jalan serta titik rawan di Kota Medan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif pada jam-jam rawan kriminalitas.
Selain melakukan pemantauan wilayah, personel Brimob juga melaksanakan sambang humanis kepada masyarakat dan para pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari. Dari komunikasi langsung tersebut, petugas memperoleh berbagai informasi mengenai lokasi yang kerap dijadikan titik keributan, konvoi liar hingga aksi tawuran.
Saat patroli berlangsung, Regu 1 menemukan aksi tawuran yang melibatkan sejumlah anak di bawah umur di kawasan Jalan Mandala, Kecamatan Medan Denai. Petugas kemudian bergerak cepat mengamankan tiga remaja beserta barang bukti berupa dua bilah celurit sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Selanjutnya, ketiga remaja tersebut bersama barang bukti diserahkan ke Polsek Medan Tembung guna menjalani penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Sementara itu, Regu 2 yang dipimpin Aipda Ngatino juga berhasil membubarkan aksi balap liar di bawah Flyover Brayan, Jalan K.L. Yos Sudarso, Kota Medan. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan enam orang beserta tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar.
Para remaja berikut barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Medan Barat untuk proses pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut melalui Danyon A Pelopor Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H. menjelaskan patroli dini hari tersebut tidak hanya berfokus pada tindakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan humanis melalui dialog langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel Brimob di tengah aktivitas malam diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
βKeamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,β ujarnya.
Ia menambahkan, patroli intensif pada jam-jam rawan akan terus dilakukan untuk menekan potensi tawuran, balap liar, serta tindak kriminalitas jalanan di Kota Medan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.












