Sebelum mendapat perawatan di RSUD Haji Amri Tambunan, Khairul disebut sempat menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit swasta. Dari pemeriksaan tersebut, ibunya mendapat informasi bahwa terdapat pembengkakan pada limpa.
Namun, pemeriksaan lanjutan belum dapat dilakukan karena keluarga terkendala biaya. Kondisi tersebut membuat penanganan kesehatan Khairul belum berjalan secara optimal hingga akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Kini, setelah mendapatkan transfusi dan menjalani pemeriksaan di RSUD Haji Amri Tambunan, kondisi Khairul berangsur membaik. Sang ibu juga mengungkapkan perubahan yang dirasakan anaknya setelah mendapat perawatan.
“Terima kasih, Pak. Khairul bilang dadanya sudah lebih enak dan pusingnya juga berkurang. Kadang dia tiba-tiba jatuh. Mudah-mudahan bisa sembuh setelah dirawat seperti ini,” ucap ibunda Khairul.
Pihak rumah sakit masih melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan kondisi Khairul sebelum menentukan penanganan selanjutnya.












