Politik & Pemerintahan

Diberi Nama Al- Iklas, Mushola Baru Kantor DPRD Tulungagung Diresmikan

6
×

Diberi Nama Al- Iklas, Mushola Baru Kantor DPRD Tulungagung Diresmikan

Sebarkan artikel ini

Tulungagung, kedannews.com – Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo di dampingi Ketua DPRD Marsono meresmikan Mushola Al – Iklas di halaman kantor DPRD Tulungagung sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan. Kamis ( 30/12/2021).

Keberadaan Mushola Al – Iklas di kantor DPRD tersebut menjadi saksi keiklasan sesuai namanya, sehingga memberikan kenyamanan untuk pegawai dan anggota DPRD dalam beribadah dan berdoa senantiasa diberi keselamatan, keimanan dan keiklasan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan ini Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo menyampaikan, sesuai amanat Undang Undang bahwa pelaksana pemerintahan di daerah adalah Bupati dan DPRD. Pembangunan Mushola Al- Iklas di halaman DPRD telah selesai dan hari ini diresmikan, tentunya akan bermanfaat sehingga kegiatan keagamaan bisa dilaksanakan sesuai harapan.

Bupati berharap, semoga Musholla ini menjadi kegiatan penegakan ajaran Agama yang suci dengan pondasi aqidah yang kokoh dan kuat. Selanjutnya dapat memberikan pelayanan dan kemudahan untuk umat Islam yang akan melaksanakan ibadah sholat wajib. “Misalanya saat hearing serta waktunya isoma bisa dilakukan bersama sama ( berjamaah)”, katanya.

Sementara Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengungkapkan, kapasitas musholla sendiri kalau tidak ada Covid-19 terisi 40 – 50 orang, karena masih Covid tentunya fasilitas tersebut belum bisa dimaksimalkan.

Lebih jauh Marsono menjelaskan, di bangunnya Mushola di DPRD dapat dimanfaatkan dan di pelihara sebaik baiknya terutama kemakmurannya. Diharapkan pula dapat tercipta generasi yang berakhlak mulia dan berakhlak Qur’an agar bermanfaat bagi generasi berikutnya.

Diketahui, “nama Al- Iklas seperti di maksudkan agar kita semua dapat menerima dengan iklas, kerja iklas, semuanya iklas, kita bermitra dengan bapak Bupati iklas dan kita berfikir tentang kerakyatan juga iklas. Spiritnya iklas berarti tidak ada keluh kesah ketika kita melakukan sebuah pekerjaan. Karena semua itu sebenarnya adalah kewajiban”, jelas Marsono.

Penulis : Gusty Indah
Editor : Mery Ismail S.sos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *