Ekonomi & Bisnis

Kadin Dukung Jasa Konstruksi di Sumut Dikerjakan Pengusaha Lokal

6
×

Kadin Dukung Jasa Konstruksi di Sumut Dikerjakan Pengusaha Lokal

Sebarkan artikel ini
Foto: Josua Fereira Pangaribuan (kaos biru) dari Era Kadin Muda, Ucok Kardon (posisi tengah) WKU Kadin Sumut Bidang Infrastruktur dan PUPR, Boni Lumban Gaol dari Era Gapeksindo Muda (kaos putih) di salah satu cafe di Kota Mesan, Senin (2/10/2023). (kedannews.com/istimewa).

Medan, kedannews.comJosua Fereira Pangaribuan dari Era Kadin Muda, Kadin Sumatera Utara yang diwakili oleh WKU Kadin Bidang Infrastruktur Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Bang Syamsuddin Waruwu (Ucok Kardon) serta Boni Lumban Gaol dari Era Gapeksindo Muda melakukan pertemuan dengan pembahasan tentang persatuan para pengusaha daerah sektor jasa konstruksi Sumatera Utara di bawah Kadin Sumatera Utara, di salah satu cafe di Kota Medan, Senin (2/10/2023).

Dalam pertemuan tersebut Ucok Kardon mengatakan mereka segera akan lakukan tindakan-tindakan nyata yang mendukung perusahaan Sektor Jasa konstruksi di Sumut agar bisa berkembang dan berkarya di daerah sendiri, jangan sampai para pengusaha daerah termarjinalkan.

Kadin akan menjadi wadah bagi para pengusaha daerah untuk dapat diperhatikan oleh para Pemangku Kebijakan, sehingga peluang peluang di Sumatera Utara dapat dikerjakan oleh pengusaha lokal yang tergabung di wadah Kadin.

“Segera akan kita lakukan tindakan-tindakan nyata yg mendukung perusahaan Sektor Jasa konstruksi di sumut agar bisa berkembang dan berkarya di daerah sendiri, jangan sampai para pengusaha daerah termarjinalkan. Kadin akan menjadi wadah bagi para pengusaha daerah untuk dapat diperhatikan oleh para Pemangku Kebijakan, sehingga peluang peluang di Sumatera Utara dapat dikerjakan oleh pengusaha lokal yang tergabung di wadah Kadin,” ucap Ucok Kardon.

Dilanjut Ketua Era Muda Gapeksindo mengatakan mereka berharap kepada Pj. Gubernur Sumatera Utara dapat mempersatukan para pengusaha konstruksi daerah yang selama ini porak poranda, sehingga sekarang Kadin Sumatera Utara menjadi wadah bagi para pengusaha daerah untuk bersatu dan tidak tercerai berai

“Peluang di daerah kita harus dikerjakan oleh kita para pengusaha daerah Sumatera utara, ada proyek multiyears 2,7 T di sumut yg saat ini tidak berpihak ke kontraktor lokal, ada juga proyek stadion yang juga baru baru ini di menangkan oleh pengusaha luar sumut, kapan kita pengusaha daerah bisa berkarya untuk daerah kita sendiri, kalau pemangku kebijakan tidak berpihak kepada kontraktor lokal,” harapnya.

“Kami berharap kepada Pj. Gubernur Sumatera Utara dapat mempersatukan para pengusaha konstruksi daerah yg selama ini porak poranda, sehingga sekarang Kadin Sumatera Utara menjadi wadah bagi para pengusaha daerah untuk bersatu dan tidak tercerai berai, Peluang di daerah kita harus dikerjakan oleh kita para pengusaha daerah Sumatera utara, ada proyek multiyears 2,7 T di sumut yg saat ini tidak berpihak ke kontraktor lokal, ada juga proyek stadion yang juga baru baru ini di menangkan oleh pengusaha luar sumut, kapan kita pengusaha daerah bisa berkarya untuk daerah kita sendiri, kalau pemangku kebijakan tidak berpihak kepada kontraktor lokal,” ucap Erik Tobing yang sekaligus Ketua Umum Gapeksindo Sumut yang juga tergabung di Kadin Sumatera Utara. 

Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Firsal Mutyara juga telah beberapa kali melakukan rapat terbatas dengan para asosiasi jasa konstruksi dan juga para pengusaha daerah, sehingga ketua umum kadin sumut juga mendorong agar para pengusaha daerah dapat berkarya di daerah kita sendiri, sehingga ekonomi di Sumatera utara dapat bergerak maju, 

Hal tersebut diatas juga diaminkan dan didukung oleh beberapa asosiasi dan senior jasa konstruksi seperti Sanggam Bakkara dari Gapensi Sumatera Utara, TM Pardede, Saut Pardede, dan beberapa pengusaha daerah lainnya, 

“Saat ini di Kadin telah kita bentuk tim Task Force untuk sektor Jasa Konstruksi yang disahkan langsung oleh ketua umum Kadin Sumatera Utara Firsal Mutyara, tujuan nya agar kadin Sumatera utara bisa menjadi wadah bagi para asosiasi dan para pengusaha daerah, salah satu pembahasan yg pernah kita lakukan yaitu tentang proyek multiyears 2,7 T yang tidak berpihak dengan kontraktor lokal, sementara para mega proyek tersebut ada beberapa pengusaha yg justru belum dibayar, maka dari itu, kedepan kita akan satukan semuanya di bawah kadin, sehingga Marwah pengusaha kontraktor daerah bisa kembali naik, kita harus berkarya untuk daerah kita sendiri,” ucap Josh Fereira Pangaribuan yg juga sebagai pengurus Kadin dan Sekretaris Tim Task Force Sektor Jasa Konstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *