Medan, kedannews.co.id β Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan beras di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Hingga akhir Maret 2026, total stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai 54.250 ton.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyatakan bahwa jumlah tersebut mencukupi untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
βStok yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan bantuan pangan sekitar 35.000 ton bagi 1,7 juta penerima manfaat pada Februari hingga Maret, serta untuk program lainnya,β ujarnya.
Ia menambahkan, ketersediaan beras saat ini diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara hingga dua bulan ke depan. Selain itu, pasokan tambahan dari pusat sebanyak 31.000 ton akan dikirim secara bertahap untuk memperkuat cadangan.
Menurut Budi, dengan adanya tambahan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, selama periode pasca-Lebaran.
Di sisi lain, Bulog Sumut juga terus melakukan penyerapan gabah kering panen dari petani di berbagai daerah guna menjaga stabilitas stok. Proses ini dilakukan seiring berlangsungnya musim panen di sejumlah wilayah.












