MEDAN, kedannews.co.id — Pemberantasan peredaran narkotika dinilai memiliki dampak penting terhadap keamanan kawasan perkebunan dan keberlangsungan produktivitas kelapa sawit.
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 2 pun menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam memutus jaringan narkotika yang diduga berkaitan dengan tindak pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Region Head PTPN IV Regional 2, Budi Susanto, mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih kondusif, termasuk di wilayah operasional perkebunan.
“Kami mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang telah tegas memberantas narkotika. Ketegasan ini diharap menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah tindak pidana turunan,” ujar Budi kepada awak media, Selasa (13/10/2026).
Budi menilai, persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan ancaman terhadap kesehatan masyarakat dan masa depan generasi muda. Peredaran barang terlarang tersebut juga menjadi perhatian dalam menjaga keamanan kegiatan usaha perkebunan, terutama apabila berkaitan dengan tindak kriminal yang merugikan perusahaan.












