Capaian tersebut menjadi bagian dari langkah PalmCo memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk sawit melalui penerapan standar keberlanjutan dalam kegiatan perkebunan dan pengolahan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa sertifikasi tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi persyaratan formal. Menurut dia, standar keberlanjutan harus menjadi bagian dari sistem kerja yang diterapkan secara konsisten dalam seluruh proses bisnis perusahaan.
“Kami melihat sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola. Standar yang diterapkan harus menjadi sistem kerja yang nyata, terintegrasi dalam operasional, dan mampu memastikan setiap proses berjalan secara konsisten, efisien, serta bertanggung jawab,” ujar Jatmiko.












