Banda Aceh, kedannews.co.id โ Pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Aceh menunjukkan angka yang cukup tinggi. Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh mencatat total pengguna angkutan umum dari berbagai moda mencapai sekitar 212,4 ribu orang.
Kepala Dishub Aceh, T. Faisal, menyampaikan bahwa tingginya angka tersebut menandakan angkutan umum masih menjadi pilihan utama masyarakat, tidak hanya kendaraan pribadi.
โMobilitas masyarakat saat Lebaran tetap didukung kuat oleh transportasi umum, baik darat, laut, maupun udara,โ ujarnya dalam konferensi pers di Banda Aceh, Senin (30/3/2026).
Dari data yang dihimpun, moda transportasi darat mencatat jumlah penumpang tertinggi, yakni 107.648 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak arus terjadi pada 17 Maret 2026 dengan total 9.285 penumpang.
Layanan transportasi darat tersebut didukung sejumlah terminal utama, seperti Terminal Batoh, Lhokseumawe, Paya Ilang, Langsa, dan Meulaboh, serta beberapa terminal tipe B di berbagai kabupaten/kota.
Sementara itu, angkutan laut mencatat 65.703 penumpang, sedikit menurun sekitar 0,2 persen dari tahun lalu. Puncak arus laut terjadi pada 28 Maret 2026 dengan 7.414 penumpang. Pergerakan ini dilayani melalui sejumlah pelabuhan seperti Ulee Lheue, Balohan, hingga Singkil dan Pulau Banyak.












