Untuk transportasi udara, jumlah penumpang mencapai 40.887 orang atau naik 2,4 persen. Puncaknya terjadi pada 14 Maret 2026 dengan 3.071 penumpang, dilayani oleh beberapa bandara termasuk Sultan Iskandar Muda, Malikussaleh, dan Rembele.
Di sisi lain, arus kendaraan di jalan tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) juga mengalami peningkatan signifikan. Selama periode Lebaran, tercatat sebanyak 201.670 kendaraan melintas, naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Faisal, peningkatan ini dipengaruhi oleh semakin panjangnya ruas tol yang beroperasi hingga seksi Padang Tiji, sehingga mempercepat akses perjalanan masyarakat.
“Keberadaan tol membuat perjalanan lebih efisien dan membantu mengurai kepadatan lalu lintas, baik untuk kebutuhan mudik maupun wisata,” jelasnya.
Ia menambahkan, angka mobilitas tersebut masih berpotensi lebih besar jika dihitung dengan keseluruhan pengguna kendaraan pribadi di seluruh wilayah Aceh.
Dengan tingginya pergerakan ini, pemerintah menilai infrastruktur transportasi yang semakin baik berperan penting dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.












