Hukum & Kriminal

Tak Terima Disebut Lonte, Omak omak Lapor Polisi

6
×

Tak Terima Disebut Lonte, Omak omak Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Korban. Selasa (1/3/2022). (Foto/Yeni Sitorus).
Korban. Selasa (1/3/2022). (Foto/Yeni Sitorus).

Deli Serdang, kedannews.com – Tak juga mendapat kejelasan perihal kasus penghinaan yang dialami tak kunjung soal, akhirnya I mendesak Polres Deli Serdang untuk segera menangani kasus tersebut, karena disebut Lonte.

Korban lantas menceritakan kronologis kejadian tesebut berawal Selasa (7/12/ 2021) lalu dirinya mendatangi rumah tetangganya berinisial A, karena mendengar anak tetangganya menangis. Begitu mengetahui anak tetangganya itu tiba tiba sakit demam, lalu korban membawa berobatnya karena sang ibu sedang tidak ada di rumah atau bekerja. Sayangnya niat baik korban tak disangka malah mendatangkan perkara, sewaktu memulangkan anak tetangganya itu si ibu komplain dan keributan pun tak dapat terelakkan lagi karena sedang terjadi permasalahan A dengan si N. Inilah yang kemudian timbul permasalahan saat melerai korban malah disebut lonte oleh pelaku N.

Merasa tak senang dan dihina, lantas korban melaporkan hal tersebut ke kantor Kepala Desa, pada (13/12/2021) dimediasi di Kantor Desa pada hari Senin, namun tak menemukan titik terang. Malah makian tersebut makin diperjelas suami pelaku yang didepan Kepala Desa Supiadi (Atoy) dan Sekdes kembali menghina korban dengan ucapan “Memang terbukti istri kau Lonte,”. Penghinaan tersebut disaksikan Kades Supiadi alias (Atoy) dan Sekdes Durian Surya.

Selanjut, dikarenakan mediasi yang dilakukan tak layak, korban lantas mengadukan kasus tesebut ke Polsek Pantai Labu, Selasa (14/12/2021. Namun pihak Polsek menyarakan agar korban melapor kasus ini ke Polresta Deli Serdang untuk lakukan pengaduan konseling.

Surya selaku Sekdes Durian saat dikonfirmasi mengakui adanya keributan yang terjadi tesebut. “Mereka berdebat soal bahasa dam hinaan katanya saat aku keluar ruangan. Selebihnya aku tidak tau,” papar Surya saat dikonfirmasi awak media melalui Telpon Seluler Selasa (1/3/2022).

Selanjutnya, saat disinggung soal surat panggilan tesebut, Sekdes membenarkan adanya surat panggilan sebagus dia kali untuk dirinya dari pihak kepolisian. “Sayangnya Sekdes tidak dapat hadir dengan alasan ada halangan dan sedang sakit,” beber Surya menirukan ucapan Sekdes.

Supiadi selaku Kepala Desa membenarkan kejadian tersebut dari Polresta Deliserdang dan mengakui ada surat panggilan, namun menurut Kades dikarenakan nama saksi tidak sesuai dengan nama Kades tidak menghadiri pemanggilan konseling laporan pengaduan dari Polresta Deli Serdang.

“Segera kita panggil ulang bang Kadesnya dan Sekdes untuk memberikan keterangan,” balas Maruli Lumban Raja, selaku tim penyidik.

Penulis: Yeni Sitorus
Editor: Mery Ismail, S.SoS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *