Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Hukum

Suami Siri Cemburu, Ibu Rumah Tangga di Dumai Dibacok Tewas di Depan Pondok

×

Suami Siri Cemburu, Ibu Rumah Tangga di Dumai Dibacok Tewas di Depan Pondok

Sebarkan artikel ini

Pertengkaran pecah usai korban temui mantan suami. Pelaku R dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Keterangan Gambar: Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang bersama jajaran Satreskrim saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan Nursafika, 30 tahun, di Mapolres Dumai, Rabu 17 Juni 2026. Tersangka R, 23 tahun, suami siri korban, tampak duduk diapit petugas dengan barang bukti parang dan pakaian korban yang disita polisi. Dalam rilis tersebut Kapolres memaparkan motif cemburu pelaku dan membantah kabar korban sedang hamil berdasarkan hasil visum RSUD Dumai.

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Dumai, KedanNews.co.id — Kasus pembunuhan sadis terhadap seorang ibu rumah tangga di Dumai akhirnya terungkap. Kepolisian berhasil mengungkap motif dan menangkap pelaku yang ternyata merupakan suami siri korban.

Korban diketahui bernama Nursafika, 30 tahun. Ia tewas dibunuh di Jalan Abdul Rabhkan, Bukit Timah, beberapa hari lalu.

MEMPROSES ADSENSE...

Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang saat konferensi pers di Mapolres Dumai, Rabu, 17 Juni 2026 pagi, menyebut pelaku berinisial R, 23 tahun. R adalah suami siri korban.

Motif utama pembunuhan adalah rasa cemburu dan sakit hati. Perselisihan bermula saat korban bertemu mantan suaminya malam sebelum kejadian. Pelaku menelepon dan meminta korban pulang, namun tidak dituruti. Hal itu memicu emosi pelaku.

Pembunuhan terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026. Saat itu korban baru pulang mengantarkan anak ke sekolah. Pertengkaran hebat pecah antara korban dan pelaku di depan pondok.

Pelaku kemudian menyerang korban menggunakan parang. Korban dibacok berulang kali ke arah wajah hingga tewas seketika di tempat kejadian.

Dari hasil olah TKP, korban mengalami luka parah di bagian kepala, lengan kanan bawah, dua jari terputus, dan dua jari lainnya hampir putus. Jenazah ditemukan bersimbah darah di depan pondok.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan