MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Nasional

Kemnaker dan JICA Perkuat Pelatihan serta Pelindungan Pekerja Indonesia di Jepang

×

Kemnaker dan JICA Perkuat Pelatihan serta Pelindungan Pekerja Indonesia di Jepang

Sebarkan artikel ini

Jumlah peserta skema kerja ke Jepang meningkat, penguatan kompetensi, bahasa, budaya kerja, dan kesiapan sebelum keberangkatan menjadi perhatian.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas dan pelindungan tenaga kerja Indonesia dalam JICA–Kemnaker Final Activity Sharing Seminar di Jakarta, Senin (24/8/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Dari sisi kebutuhan industri, kerja sama dikembangkan menggunakan pendekatan demand-driven. Salah satu bentuknya adalah penyusunan SSW Output Matrix pada 16 bidang serta pengembangan jejaring dengan pemerintah daerah di Prefektur Miyagi, Mie, Ehime, Kagawa, Miyazaki, Yamaguchi, dan Kumamoto.

Aspek pascakepulangan pekerja juga menjadi bagian dari evaluasi. Sebanyak 100 studi kasus alumni pemagangan disusun untuk mendokumentasikan pengalaman kerja, perkembangan karier, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan program di Jepang.

MEMPROSES ADSENSE...

Cris menilai peningkatan keberangkatan tenaga kerja perlu dibarengi peningkatan kualitas. Jumlah pekerja yang berangkat, menurutnya, belum cukup menjadi ukuran keberhasilan apabila tidak disertai kompetensi yang sesuai, informasi yang memadai, pemahaman terhadap lingkungan kerja, serta pelindungan selama bekerja.

Hasil kerja sama 2023–2026 selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk mengembangkan program berikutnya. Salah satu perhatian yang dibahas adalah penyesuaian kurikulum pelatihan dengan kebutuhan industri di berbagai wilayah Jepang.

Materi terkait bahasa, budaya kerja, dan informasi ketenagakerjaan juga dinilai masih perlu dikembangkan agar calon pekerja memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum memasuki dunia kerja di Jepang.

Kebutuhan yang berbeda di setiap wilayah Jepang turut menjadi pertimbangan dalam membangun jejaring dengan pemerintah daerah maupun pemberi kerja. Pendekatan tersebut diharapkan membuat penyiapan tenaga kerja Indonesia lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami optimistis sinergi ketenagakerjaan Indonesia-Jepang akan terus berkembang menjadi kemitraan yang semakin strategis, konkret, dan berdampak luas bagi kemajuan bersama,” pungkas Cris.

Cegah Stunting Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan