TANJUNG MORAWA, kedannews.co.id — Upaya memperkenalkan pengelolaan keuangan kepada anak usia sekolah di Kabupaten Deli Serdang tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas. Tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan Rp4,25 miliar untuk mendukung 7.000 pelajar SD dan SMP melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) 2026.
Menurut informasi yang dihimpun dari Humas Dinas Kominfo Deli Serdang, Program tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar (SIMPel) yang dibuka bagi siswa penerima.
Penyerahan simbolis pembukaan rekening itu menjadi bagian dari Gebyar Hari Indonesia Menabung (HIM) Kabupaten Deli Serdang 2026 yang digelar di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa, Kamis (27/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Deli Serdang menekankan bahwa program beasiswa tidak semata-mata berkaitan dengan bantuan pendidikan. Lebih jauh, rekening pelajar diharapkan menjadi sarana pembelajaran praktis agar anak terbiasa menyisihkan dan mengelola uang secara bijak.
Bupati Deli Serdang yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Deli Serdang, Hendra Wijaya, menyampaikan bahwa kebiasaan menabung harus dikenalkan kepada seluruh pelajar, termasuk mereka yang tidak memperoleh beasiswa.
“Intinya bukan sekadar kepada siswa penerima beasiswa. Bagaimana para murid yang tidak menerima beasiswa juga kita tanamkan budaya gemar menabung, sehingga sejak usia dini mereka sudah diajarkan bagaimana mengelola keuangan dengan lebih baik,” katanya.












