MEDAN, kedannews.co.id – Perubahan sikap siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan II, Medan Tuntungan, menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Saat meninjau sekolah tersebut, Rabu (5/8/2026), ia melihat langsung antusiasme siswa yang dinilainya berkembang pesat setelah menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus mengetahui proses adaptasi para siswa setelah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Rico Waas melihat aktivitas pagi para siswa di lapangan setelah tiba di kompleks sekolah. Ia kemudian menyaksikan penampilan Paskibra dan berinteraksi langsung dengan para siswa untuk mengetahui pengalaman mereka selama berada di Sekolah Rakyat.
Menurut Rico, kemampuan para siswa beradaptasi menjadi salah satu hal yang paling menarik perhatiannya. Para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan dengan disiplin, tetapi juga terlihat mampu membangun kekompakan meski sebagian di antaranya merupakan peserta didik baru.
“Anak-anaknya saya melihat semangatnya penuh dan sangat kompak. Padahal ada yang baru masuk, bukan murid yang existing, tapi adaptasinya cepat sekali. Tiba-tiba sudah rapi baris-berbarisnya, sudah bisa yel-yel, bahkan ada yang menari dan menyanyi. Ketika masa MPLS kemarin mereka beradaptasi dengan sangat baik dan merasa senang berada di sini,” ujar Rico Waas.
Bagi Rico, perkembangan tersebut menunjukkan adanya perubahan positif dibandingkan kondisi ketika program Sekolah Rakyat mulai dibentuk. Ia menyebut, keberanian siswa dalam menentukan masa depan kini terlihat semakin kuat.
Tidak hanya berbicara mengenai pendidikan formal, para siswa bahkan telah memiliki gambaran profesi yang ingin mereka capai. Rico pun mendorong mereka memanfaatkan kesempatan pendidikan dan fasilitas yang tersedia untuk mengejar cita-cita tersebut.
“Sekarang cita-cita mereka sudah jauh lebih mantap. Ada yang ingin jadi Kowad, Tentara, Polisi, Hakim, hingga Pengusaha. Kejar cita-cita setinggi-tingginya dengan fasilitas yang sudah diberikan ini. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan jadilah kebanggaan keluarga,” pesan Rico membakar motivasi para siswa.
Dalam kunjungan itu, Rico turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia Nasution, serta Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi.
Rico menjelaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional Presiden RI Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memberikan akses pendidikan dan fasilitas kepada anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Pemko Medan, lanjutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan proses pendidikan tersebut berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa maupun keluarganya.
“Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya”, ujar Rico Waas.
Ia juga meminta para guru tidak hanya berfokus pada penyampaian materi pelajaran. Pendampingan secara emosional dan suasana kekeluargaan dinilai penting agar para siswa dapat berkembang secara utuh.
“Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik,” pungkas Rico Waas.












