“Ini hanya momentum. Kegiatan Hari Indonesia Menabung harus terus berkelanjutan dan tidak berhenti di bulan Agustus. Inovasi harus terus dilakukan,” tegasnya.
OJK Dorong Menabung dari Hasil Pengelolaan Sampah
Dukungan terhadap penguatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan pendidikan juga disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar.
Ia mengapresiasi langkah Pemkab Deli Serdang yang mengembangkan berbagai program untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Yovvi menilai pendekatan kepada pelajar akan lebih efektif apabila dikemas melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka. Salah satunya dengan menghubungkan aktivitas pengelolaan sampah dengan kebiasaan menabung.
“Anak-anak atau masyarakat bisa membuka rekening dari hasil mengolah sampah yang didaur ulang. Misalnya sampah yang dikumpulkan selama satu bulan dijual dan hasilnya digunakan untuk membuka atau menambah tabungan,” jelasnya.
Menurut dia, konsep tersebut tidak hanya mengajarkan anak mengenai pentingnya menyimpan uang, tetapi juga membangun kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
1.049 Siswa SMP Negeri 1 Tanjung Morawa Ikut Program
Pelaksanaan Program KEJAR juga berlangsung di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa. Kepala sekolah, Bambang Suharsono, melaporkan bahwa sekolah dengan jumlah 1.049 siswa tersebut menjadi salah satu satuan pendidikan yang mengikuti program.












