Alumni FH USU ini mengaku meski disibukkan dengan rutinitas kerja sebagai pengacara dengan jadwal yang sangat padat, namun tak kehilangan minat terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan bahkan politik.
“Saya ini kan masuk generasi milenial. Generasi kami adalah generasi yang punya banyak ide dan gagasan, serta peduli dengan perubahan untuk perbaikan di negara kita
Inilah yang mendorong saya bersama rekan-rekan anak-anak muda menggagas Gerakan Ramukarsa. Ramu itu berarti memadukan, dan karsa itu punya makna kerja. Jadi filosofinya Ramukarsa adalah gerakan anak-anak muda untuk memadukan diri, pikiran dan daya yang ada guna melakukan kerja-kerja positif,” terang Fajri Akbar.
Itu jugalah yang mendorong Fajri Akbar untuk kemudian memilih bergabung di Partai Demokrat. Ia menilai Partai Demokrat yang dipimpin sosok muda AHY , saat ini telah mendapatkan tempat di hati kalang orang-orang muda.
Tagline Partai Demokrat “Muda adalah kekuatan” dan saat ini mengusung tema perubahan dan perbaikan menurutnya menjadi daya pikat bagi sebagian besar rakyat Indonesia , utamanya kalangan anak muda .
Sebagai anak muda yang lahir dan dibesarkan di Medan, Fajri pun memilih kota kelahirannya untuk mencoba ikut berkontestasi di Pileg 2024. Sejumlah baliho bergambar Fajri Akbar SH terlihat di berbagai lokasi strategis di Kota Medan yang menandakan kesiapan serta keseriusan dirinya menghadapi Pileg 2024.
“Saya mohon doa dari seluruh teman, saudara, para senior dan orang tua. Dan tentu saja para anak-anak muda karena salah satu kerja politik yang akan saya lakukan kelak jika duduk di legislatif adalah mengoptimalkan kebijakan pemerintah untuk mengembangkan potensi anak-anak muda di Sumut, baik dalam hal mendapatkan prioritas lapangan kerja, prioritas mengembangkan dunia usaha , termasuk kreativitas bagi anak muda,” tegasnya.












