SUMUT, kedannews.co.id – Pimpinan Wilayah Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap langkah Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony yang menyampaikan kritik terhadap Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua PW Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumut, Fahrezi Dika Pratama, Selasa (28/7/2026). Menurutnya, keberanian lembaga legislatif dalam menyampaikan pandangan berbeda menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif.
Fahrezi menilai kritik yang disampaikan Ricky Anthony menunjukkan bahwa DPRD Sumut masih menjalankan perannya sebagai lembaga pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Ia menyebut fungsi DPRD tidak hanya berkaitan dengan pembentukan regulasi dan anggaran, tetapi juga memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kepentingan masyarakat.
” DPRD Sumut digaji oleh rakyat untuk bersuara, bukan digaji untuk menjadi boneka eksekutif,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Fahrezi juga menyoroti pola kepemimpinan Bobby Nasution dan menyarankan agar Gubernur Sumut kembali melakukan retreat untuk memperkuat pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.
Menurutnya, hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD harus tetap berada dalam koridor demokrasi, bukan hubungan yang membuat salah satu lembaga kehilangan fungsi pengawasannya.
PW Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumut menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan demokrasi daerah serta memastikan fungsi kontrol legislatif tetap berjalan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
Organisasi mahasiswa tersebut juga menyatakan siap berada di garis depan dalam mengawasi dinamika pemerintahan Sumatera Utara, khususnya terkait keberlangsungan mekanisme checks and balances antara lembaga legislatif dan eksekutif.












