Berita Utama & Headline

Pencurian di Perbaungan Disorot, Pelaku Rusak Jendela Rumah dan Gasak NMAX, Aksinya Terekam hingga Kehabisan Bensin

8
×

Pencurian di Perbaungan Disorot, Pelaku Rusak Jendela Rumah dan Gasak NMAX, Aksinya Terekam hingga Kehabisan Bensin

Sebarkan artikel ini

Diduga Masuk Lewat Jendela yang Belum Dipasang Jeruji, Terduga Pelaku Membawa Sepeda Motor dan Ponsel Milik Korban, Namun Perjalanannya Terhambat karena Kehabisan Bahan Bakar

Tangkapan layar rekaman video yang diduga memperlihatkan terduga pelaku saat membawa sepeda motor milik korban usai kejadian pencurian, Serdang Bedagai, 17 Juni 2026. (kedannews.co.id/Foto: Ist).

SERDANG BEDAGAI, kedannews.co.id – Dugaan tindak pidana pencurian terjadi di Gang Pensiun, kawasan Pasar Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu, 17 Juni 2026 dini hari. Dalam peristiwa tersebut, rumah milik Muhammad Aditya diduga menjadi sasaran pencurian setelah terduga pelaku masuk dengan cara merusak jendela bagian depan rumah.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Dodi Kurniawan, saudara kandung korban, terduga pelaku diduga memanfaatkan kondisi jendela rumah yang belum dilengkapi jeruji besi untuk masuk ke dalam bangunan.

β€œMaling masuk lewat jendela depan, lalu merusaknya agar bisa masuk ke dalam rumah,” jelas Dodi.

Menurut informasi yang dihimpun, setelah berhasil masuk ke dalam rumah, terduga pelaku diduga membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna abu-abu bernomor polisi BK 6675 AHW. Selain itu, sebuah telepon genggam serta kunci kendaraan yang berada di dalam rumah juga dilaporkan ikut hilang.

Dodi menjelaskan, berdasarkan rekaman video yang diperoleh keluarga korban, rangkaian peristiwa tersebut terekam secara berurutan. Pada pukul 02.20 WIB, sepeda motor korban terlihat sudah keluar dari pekarangan rumah.

Namun, perjalanan terduga pelaku diduga tidak berlangsung sesuai rencana. Tidak lama setelah meninggalkan lokasi, kendaraan yang dibawa disebut mengalami kehabisan bahan bakar sehingga terduga pelaku terpaksa mendorong sepeda motor tersebut seorang diri menuju SPBU Pasar Bengkel.

Dari rekaman yang disebut dimiliki keluarga korban, terduga pelaku tiba di SPBU sekitar pukul 02.52 WIB. Saat berada di lokasi, yang bersangkutan diduga tidak memiliki cukup uang untuk membeli bahan bakar.

Menurut keterangan keluarga korban, terduga pelaku kemudian menemukan telepon genggam milik korban yang berada di bagian jok sepeda motor. Ponsel tersebut diduga sempat ditawarkan kepada petugas SPBU sebagai alat tukar untuk mendapatkan bensin. Namun upaya tersebut disebut tidak mendapat tanggapan dari petugas.

Setelah itu, terduga pelaku hanya memiliki uang sekitar Rp6.000 yang kemudian digunakan untuk membeli sedikit bahan bakar agar dapat melanjutkan perjalanan.

Menanggapi kejadian tersebut, Dodi menyayangkan aksi yang diduga dilakukan pelaku. Ia menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan korban, tetapi juga meninggalkan berbagai jejak yang dapat membantu proses penyelidikan.

β€œBerani merusak jendela dan masuk rumah orang, tapi persiapannya nol. Alih-alih untung, dia malah meninggalkan jejak yang jelas dan kelakuannya jadi tontonan memalukan,” tegas Dodi.

Saat ini, kata Dodi, peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Keluarga korban juga telah menyerahkan sejumlah bukti, termasuk dokumentasi kerusakan jendela rumah dan rekaman video yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Pihak keluarga berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan rumah, termasuk memasang jeruji pengaman pada jendela dan memastikan kendaraan maupun barang berharga tersimpan dengan aman.

Kasus dugaan pencurian tersebut kini masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum guna mengungkap identitas serta keberadaan terduga pelaku.