Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Diduga Peredaran Sabu di Desa Melati II Sergai Disorot, Warga Minta Polda Sumut Turun Tangan

×

Diduga Peredaran Sabu di Desa Melati II Sergai Disorot, Warga Minta Polda Sumut Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Keluhan Warga Soal Dugaan Peredaran Narkoba di Dusun Nangka Memanas, Polres Sergai Beri Respons Akan Menindaklanjuti Informasi

Ilustrasi narkotika jenis sabu. Warga menyoroti dugaan maraknya peredaran sabu di Dusun Nangka, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan masyarakat, Sabtu (25/07/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

SERDANG BEDAGAI, kedannews.co.id โ€“ Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Melati II, Dusun Nangka, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, menjadi sorotan warga. Sejumlah masyarakat mengaku resah karena aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba disebut berlangsung secara terbuka, sehingga mereka berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas.

MEMPROSES ADSENSE...

Warga meminta aparat terkait, termasuk Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), melakukan penelusuran langsung terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Mereka juga berharap penegakan hukum dilakukan secara profesional guna memberikan rasa aman bagi warga.

Seorang ibu yang mengaku memiliki tiga orang anak mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi yang menurutnya mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan pada 25 Juli 2026.

“Saya melahirkan dan membesarkan anak-anak saya dengan susah payah demi masa depan yang baik. Tapi sekarang? Saya ketakutan setiap hari membiarkan mereka melangkah keluar pintu! Sabu ada di mana-mana, pengedar seenaknya saja. Kalau Polres Sergai tidak berani menangkap mereka, untuk apa aparat ada di sini? Apakah mereka sudah dibeli? Atau memang sengaja membiarkan anak kami hancur?”

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan