MEDAN, kedannews.co.id – Polemik terkait tindakan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution yang meninggalkan ruang sidang saat Rapat Paripurna DPRD Sumut, Selasa (21/7/2026), terus menuai perhatian. Partai NasDem melalui pimpinan DPRD Sumut menilai langkah tersebut tidak mencerminkan sikap seorang kepala daerah dalam menjalankan komunikasi politik dengan lembaga legislatif.
Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony menyampaikan kritik keras terhadap tindakan walkout tersebut. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam rapat resmi merupakan bagian dari proses demokrasi yang seharusnya disikapi dengan kepala dingin.
Politisi Partai NasDem yang dikenal dengan sapaan RA itu menegaskan, pihaknya meminta agar sikap meninggalkan forum seperti yang dilakukan Bobby Nasution tidak kembali terjadi dalam agenda pemerintahan.
“Bagi NasDem tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan hal ini selain ‘arogan’. NasDem minta sikap seperti ini dihentikan. Ini merupakan sikap NasDem. Jika fraksi lain memilih diam atau perbandangan lain, tentu kita hormati,” tutur RA, Senin (27/7/2026) pagi.
Menurut Ricky Anthony, kritik tersebut merupakan sikap resmi Partai NasDem sebagai bentuk menjaga hubungan kelembagaan antara eksekutif dan legislatif agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi.












