“Khusus dalam rangka Natal dan Tahun Baru, inilah kami datang ke panti asuhan Bait Allah untuk memberikan bantuan dan santunan,” sebut Erris.
Pada kesempatan itu, Erris juga mendengarkan keluhan dari pengurus Panti Asuhan Bait Allah, Pdt Dra Dame Sitompul, karena sulitnya bagi pemilik panti asuhan dalam hal pengurusan data-data kependudukan bagi anak-anak asuhnya. Alasannya karena anak-anak yang diasuh di panti kebanyakan tidak diketahui lagi orang tuanya.
“Kami mohon jika dapat melalui SMSI Sumut dibantu agar anak-anak panti ini bisa diurus dan dikeluarkan KK dan Akte-nya oleh pemerintah terkait, sebab mereka sangat membutuhkan KK, Akte dan KTP,” sebut Dame Sitompul.
Menyahuti hal itu, Erris berjanji siap mendampingi pengurus Panti Asuhan Bait Allah jika hendak mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil Medan. “Kami Pengurus SMSI Sumut adalah pemilik media yang memiliki wartawan di berbagai dinas dan lembaga, kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Kenapa bisa sulit mendapatkan KK atau KTP bagi anak-anak panti,” ujarnya.
Mendengar jawaban tersebut, Pdt Dame Sitompul mengaku sangat senang dan berharap bantuan yang diberikan oleh Pengurus SMSI Sumut tidak putus dan berharap dapat saling bekerja sama terutama dalam urusan administrasi kependudukan (Adminduk).












