Sumatera Utara

Bendera Merah Putih Dibagikan di Jalanan Medan, Pemko dan PWPM Ajak Warga Hidupkan Semangat Kemerdekaan

×

Bendera Merah Putih Dibagikan di Jalanan Medan, Pemko dan PWPM Ajak Warga Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini

Pemko Medan bersama PWPM membagikan bendera kepada pengendara di depan Kantor Wali Kota Medan, Jumat (14/8/2026), setelah pengukuhan Paskibraka. Aksi ini menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menyambut HUT ke-81 RI dengan semangat persatuan dan kepedulian.

Pengurus PWPM membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan, Jumat (14/8/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

MEDAN, kedannews.co.id – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di sejumlah sudut Kota Medan. Salah satunya terlihat di kawasan Jalan Kapten Maulana Lubis, tepat di depan Kantor Wali Kota Medan, Jumat sore (14/8/2026).

Pemerintah Kota Medan bersama Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memilih turun langsung menyapa masyarakat dengan membagikan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas.

Kegiatan tersebut dilakukan setelah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan.

Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting ikut berada di lokasi. Mereka secara langsung menyerahkan bendera kepada pengguna jalan.

Respons masyarakat cukup positif. Pengendara yang melintas tampak memperlambat laju kendaraannya ketika mengetahui adanya pembagian bendera. Sebagian lainnya bahkan berhenti sebentar untuk menerima bendera Merah Putih.

Seruan “Merdeka! Merdeka!” juga terdengar dari sejumlah pengendara ketika menerima bendera tersebut. Momen itu membuat suasana di sekitar lokasi semakin semarak menjelang perayaan Hari Kemerdekaan.

Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting menilai pembagian bendera tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda tahunan menjelang 17 Agustus. Menurutnya, simbol Merah Putih juga memiliki pesan tentang perjuangan dan tanggung jawab generasi penerus.

“Sebagai generasi penerus bangsa, tentu kita harus senantiasa menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif, sehingga nilai-nilai perjuangan para pejuang bangsa selalu hidup dalam hati dan kehidupan kita sehari-hari,” ujar Ginting di sela-sela kegiatan.

Ia menyebut semangat perjuangan para pahlawan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Bentuknya dapat dilakukan melalui menjaga persatuan, menghargai sesama, menghasilkan karya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Pesan tersebut juga ditegaskan Ginting agar simbol kemerdekaan tidak berhenti pada pengibaran bendera secara fisik.

“Jangan sampai Merah Putih hanya berkibar di tiang-tiang, tetapi semangatnya tidak hadir dalam kehidupan kita. Kemerdekaan harus diisi dengan karya, persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah, Forkopimda dan kalangan wartawan dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa membangun rasa kebangsaan membutuhkan peran bersama. Semangat kemerdekaan dinilai akan lebih kuat ketika disampaikan langsung kepada masyarakat.

Bendera yang dibagikan kepada para pengendara memang berukuran kecil. Namun, kegiatan tersebut membawa pesan bahwa momentum kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda seremonial pemerintah, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat makna persatuan dan perjuangan.

Untuk menjaga kegiatan tetap berjalan tertib, personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan turut mengatur situasi di sekitar lokasi. Pengamanan dilakukan agar pembagian bendera tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.

Hingga kegiatan selesai, pembagian bendera berlangsung aman dan tertib. Dari kawasan Kantor Wali Kota Medan, simbol Merah Putih kemudian dibawa oleh para pengendara menuju berbagai arah di Kota Medan, menandai semakin dekatnya perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.