Medan, kedannews.com – Fraksi Partai Keadilan sejahtera (FPKS) DPRD Sumut prihatin dengan situasi dan kondisi perekonomian saat ini akibat harga-harga kebutuhan masyarakat bergerak naik dan minta Gubsu tegas terhadap pengusaha PKS (Pabrik Kelapa Sawit) agar membeli kelapa sawit dari petani.
Hal ini ditegaskan Ketua FPKS DPRD Sumut Jumadi SPdI MIkom saat menyampaikan pandangan umum fraksinya terkait ranperda RUPM (Rencana Umum Penanaman Modal) Provsu, dalam rapat paripurna Dewan dipimpin Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Rabu (29/6/2022) di gedung wakil rakyat Jalan Imam Bonjol Medan- Sumut.
Dikatakan Jumari, harga-harga kebutuhan yang terus bergerak naik, seperti Cabe, Minyak goreng, telur dan kebutuhan sembako lainnya, sementara daya beli rakyat cenderung menurun, terutama para petani sawit sangat terpukul dengan anjloknya harga TBS.
Terkait hal itu, kata Jumadi, FPKS minta Gubsu harus tegas terhadap para pengusaha PKS agar membeli TBS dari petani sesuai harga ditetapkan pemerintah (berdasarkan rapat penetapan harga Pemprovsu 22 Juni 2022 Rp2.039 per kg sawit usia 10-20 tahun.”Jika perlu beri sanksi tegas setiap penyimpangan, karena di lapangan harga untuk petani hanya Rp 1000 per kg, bahkan harga untuk petani swadaya ada dibawah Rp1000,”ujarnya.












