MEDAN, kedannews.co.id – Sejumlah jamaah Majelis Ta’lim Fardhu ‘Ain (MATFA) meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban dari Galih Pamungkas terkait pernyataannya yang menyebut adanya rekaman Al Mukarrom Tuan Guru mengenai sholat tanpa membaca attahiyat.
Pernyataan tersebut memicu reaksi dari sejumlah jamaah senior MATFA di berbagai daerah karena dinilai menimbulkan polemik di tengah jamaah dan dianggap tidak sesuai dengan pemahaman yang selama ini diajarkan di lingkungan majelis.

Haji Rasiadi, jamaah senior MATFA di Batam, menyampaikan keberatannya terhadap pernyataan Galih. Ia menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan jamaah.
“Dia (Galih) saat haul Tuan Guru nanti, kita panggil secara khusus untuk minta pertanggungjawaban,” ujar Rasiadi melalui sambungan telepon seluler, Senin (11/05/2026).












