Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

Terungkap di Persidangan PKDRT Terdakwa Sherly, Sudah Berdamai, Mengapa Tiga Hari Kemudian Muncul Laporan Polisi?, Begitu Juga Keterangan Sejumlah Saksi

×

Terungkap di Persidangan PKDRT Terdakwa Sherly, Sudah Berdamai, Mengapa Tiga Hari Kemudian Muncul Laporan Polisi?, Begitu Juga Keterangan Sejumlah Saksi

Sebarkan artikel ini

Dalam sidang di PN Lubuk Pakam, Sherly mengaku konflik keluarga sempat berakhir dengan perdamaian dan makan bersama. Namun, tiga hari kemudian salah satu pihak dilaporkan ke polisi hingga berujung proses hukum.

Terdakwa Sherly menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA dalam perkara dugaan penganiayaan. Dalam sidang tersebut, Sherly mengaku konflik keluarga sempat berakhir damai sebelum akhirnya kembali berlanjut ke proses hukum. Kamis (18/6/2026). (kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

DELI SERDANG, kedannews.co.id โ€“ Fakta menarik terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan penganiayaan yang menjerat Sherly sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA, Kamis (18/6/2026). Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim, Sherly mengaku permasalahan yang terjadi pada 5 April 2024 sempat berakhir damai. Namun, tiga hari kemudian justru muncul laporan polisi yang kemudian memicu rangkaian proses hukum di antara para pihak.

Pengakuan tersebut disampaikan Sherly saat menjalani pemeriksaan terdakwa dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Hiras Sitanggang bersama hakim anggota.

MEMPROSES ADSENSE...

Dalam persidangan, majelis hakim secara khusus mendalami kronologi peristiwa setelah keributan yang terjadi di rumah keluarga mereka di kawasan Cemara Asri.

Mengaku Konflik Berakhir Damai

Saat menjawab pertanyaan majelis hakim, Sherly mengaku bahwa setelah insiden yang terjadi pada 5 April 2024, situasi sempat mereda dan para pihak memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Menurut Sherly, upaya perdamaian bukanlah hal baru dalam rumah tangga mereka.

Ia menyebut selama masih berstatus suami istri, setiap kali terjadi pertengkaran, biasanya ada anggota keluarga yang turun tangan untuk mendamaikan.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan