“Karena di kawasan persimpangan Jembatan Sungai Denai tersebut sering terjadi aksi geng motor yang belakangan ini sangat meresahkan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut aspirasi lainnya warga minta kerjasama pemerintahan khususnya Pemko Medan agar mengatasi banjir di sepanjang Jalan Japaris Medan. Sebab setiap musim hujan di kawasan tersebut sering mengalami banjir yang cukup tinggi.
Sedangkan seorang sopir taksi online mengaku bernama Askal , warga Sukaramai meminta kepada pemerintah, khususnya Pemko Medan saat ini dipimpin Walikota M. Bobby Afif Nasution, agar segera memperbaiki jalan yang belakangan kondisinya rusak parah dan berlobang akibat pengorekan pembangunan drainase.
“Seperti saat ini di sepanjang Menteng II Medan, kondisi jalannya sangat sulit dilalui,” katanya.
Aspirasi perbaikan jalan di Kota Medan lainnya juga disampaikan seorang ibu rumah tangga mengaku bernama Yusmita Simanjuntak warga Jalan Turi Medan, yang sudah lama kondisi jalannya berlobang. Di hadapan wakil rakyatnya, Yusmita menceritakan kisah sedihnya akibat melewati jalan berlobang.
“Sekitar lima atau enam tahun yang lalu dimana anak saya saat itu mengalami sakit Pneumonia (sakit di sekitar pernapasan) sehingga saya harus aktif membawa anak saya untuk kontrol berobat. Saya bersama suami ingin mengantar anak kami untuk berobat, namun nahas ketika kami melewati jalan yang berlobang kami malah terjatuh,” katanya












