Menurutnya, tantangan kebangsaan di era digital menuntut organisasi kepemudaan untuk adaptif, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai dasar bangsa.
“Terutama dalam pembinaan generasi muda agar menjadi pribadi yang produktif, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Nilai patriotisme para veteran harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang relevan dengan era digital saat ini,” ujarnya.
Secara tidak langsung, Wong juga mendorong penguatan sinergi antara PPM dan pemerintah daerah dalam berbagai program pembinaan kepemudaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menilai kolaborasi yang terstruktur dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas sosial.
Peringatan HUT ke-45 PPM tersebut turut dihadiri Ketua Daerah PPM Sumatera Utara Irwan Sembiring beserta jajaran pengurus, para sesepuh organisasi, serta anggota PPM dari Kota Medan dan sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Momentum 45 tahun PPM ini diharapkan menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen organisasi dalam menjaga ideologi Pancasila, mempererat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus bangsa.












