Pria yang juga bertindak sebagai sutradara sejumlah pementasan teater ini selanjutnya berharap, agar Wali Kota dapat mendorong masyarakatnya untuk sadar akan sejarah dan pemanfaatannya yang lebih multiguna, termasuk kesadaran terhadap budaya lokal berdasarkan hasil pokok pikiran kebudayaan Kota Medan.

Darma selanjutnya menilai, langkah yang dilakukan Wali Kota merupakan sesuatu sangat penting untuk membangkitkan kesadaran publik terkait sejarah di Kota Medan. Tapi terkait budayanya, imbuhnya, upaya revitalisasi Lapangan Merdeka merupakan bagian integral. Oleh karenanya ia berharap Pemko Medan harus memiliki roadmap kebudayaan Kota Medan itu sendiri, sehingga arah pembangunan kebudayaan kota linear dengan hasil Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang telah mencatatkan sejarah dan kebudayaan di Kota Medan.

“Sebagai pekerja seni dan budaya, pasti saya mendukung upaya revitalisasi (Lapangan Merdeka) ini. Hanya perlu memastikan, kemana arah pembangunan kebudayaan Kota Medan nantinya seperti apa. Sebab, sebagai kota metropolitan, Medan kini mengarah ke budaya urban,” ungkapnya seraya berharap agar revitalisasi yang dilakukan selain sebagai public space, nantinya juga dapat dijadikan tempat pembelajaran sejarah.






