LANGKAT,KedanNews.co.id β Polemik pemangkasan pohon di sepanjang jalan protokol Kabupaten Langkat kini menyorot sikap Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Langkat Erwin Bachari, S.P., http://M.MA. Di tengah derasnya kritik publik, pejabat yang seharusnya memberi penjelasan justru dinilai memilih bungkam dan menghindari konfirmasi wartawan.
Kisruh bermula setelah viral video TikTok yang menyeret nama mitra pruning Firman sebagai pihak di balik aktivitas pemangkasan. Tuduhan muncul usai pernyataan Kadis LH Langkat yang mengaku tidak mengetahui izin maupun aktivitas mitra pruning di sejumlah ruas jalan protokol.
Akibat pernyataan itu, Firman mengaku dirugikan dan nama baiknya tercoreng. Ia merasa seolah dijadikan pihak yang menanggung seluruh konsekuensi polemik yang berkembang luas.
Ketua DPW Sumatera Utara Komite Jurnalis Nusantara Independen KJNI Reza Fahlevi Nasution mengkritik keras sikap Kadis LH. Menurutnya, pejabat publik tidak boleh hanya berani bicara saat situasi aman, lalu menghilang saat diminta mempertanggungjawabkan pernyataannya.
βIni bukan persoalan pribadi. Ini sudah konsumsi publik. Kalau berani mengeluarkan pernyataan ke publik, maka harus berani pula menjelaskan dan mempertanggungjawabkannya. Jangan sampai muncul kesan lempar batu sembunyi tangan,β tegas Reza.






