MEDAN, kedannews.co.id – Informasi dalam artikel ini disampaikan untuk kepentingan pemberitaan dan tidak dimaksudkan untuk menginspirasi atau mendorong siapa pun melakukan tindakan serupa. Apabila Anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis, depresi, atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera cari bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, fasilitas layanan kesehatan, atau layanan pendampingan krisis di wilayah Anda.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa meninggalnya seorang perempuan yang diduga bunuh diri di sebuah rumah di Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8/2026) sore.
Informasi yang dihimpun Kedan News dari sejumlah pemberitaan media yang telah terpublikasi dan keterangan resmi kepolisian, Senin (3/8/2026), korban diketahui merupakan istri seorang anggota kepolisian yang bertugas di salah satu Polsek di jajaran Polda Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, sebelumnya membenarkan adanya dugaan bunuh diri menggunakan senjata api terhadap seorang perempuan yang merupakan ibu rumah tangga. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Usai kejadian, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sejumlah unsur kepolisian, di antaranya personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam), Tim Inafis, Laboratorium Forensik (Labfor), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes), Satreskrim Polrestabes Medan, serta Tim Jatanras Polda Sumut, dilaporkan turut melakukan penanganan terhadap kasus tersebut.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah media, korban ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kompleks Bumi Asri, Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia. Namun, hingga kini pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi maupun hasil penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban.
Kedan News telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., terkait perkembangan penanganan perkara tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian juga belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian korban maupun hasil pemeriksaan forensik. Kedan News akan memperbarui informasi ini setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.












