Edy menjelaskan rasio pendidikan di Sumut masih pada tingkat SMP kelas 2 kita harus mengejar agar ratio capaiannya lebih tinggi.
Menjawab pernyataan Ketua IPMD Syarifuddin Siba tentang pemerintah kurang memperhatikan pembangunan di Pantai Timur sehingga penuh dengan kemiskinan, Edy Rahmayadi mengatakan orang Melayu sangat sedikit di wilayah pengambilan keputusan di Pusat sehingga membuat pembangunan di Pantai Timur berjalan lambat.
Meski demikian Edy Rahmayadi meyakini bahwa Pantai Timur tetap menjadi wilayah yang sangat strategis karena geografi dan potensi serta sarana dan prasarananya jauh lebih lengkap dibanding di wilayah lain di Sumatera Utara.
Untuk memacu ketertinggalan itu Edy Rahmayadi mengajak masyarakat Melayu untuk berikhtiar memajukan kualitas sumber daya manusia dengan meningkatkan pendidikan.
Masyarakat Melayu harus bangkit dengan mendorong anak anak generasi Melayu meningkatkan kualitas pendidikan.
“Saya mengapresiasi 50 tahun IPMD yang berawal berdiri untuk memberi beasiswa kepada anak anak pantai” ujar Edy Rahmayadi yang menilai program IPMD ini memiliki jangkauan besar dan patut didukung sepenuhnya seraya berharap agar nilai nilai kearifan lokal dan budaya Melayu tetap dilestarikan.












