Didampingi Kadis Kesehatan Sumut, Ismail Lubis, Gubsu mengatakan, di 33 kabupaten kota mengajak dan mengikutsertakan OKP, ormas-ormas, agar vaksinasi ini lancar. Kita saat ini booster masih 27 persen, 37 persen lansia,” ujar Edy kepada wartawan.
Dirinya berharap OKP dan Ormas lainnya di Sumut ikut melaksanakan vaksinasi. “Kebetulan hari ini yang mau duluan IPK ini. Ini sebagai contoh. Kita harapkan semua OKP mau melakukan ini, bersama-sama ini rakyat Sumut. Ini bukan kegiatan politik, tapi ada kegiatan kemanusian,” sambung Edy.
Gubsu menilai abainya masyarakat mengikuti vaksinasi, menjadi masalah serius. Padahal vaksinasi berkontribusi besar mengatasi covid-19. Masyarakat harus menyadarinya, papar Edy.
“Karena abai inilah kita ikut sertakan OKP, karena yang bersentuhan langsung di tengah-tengah masyarakat. Jadi nanti habis ini, saya sudah sampaikan sama Ketua IPK, setelah ini bukan berarti selesai, mengajak masyarakat lingkungan untuk melakukan vaksinasi,” kata Edy.
Siapapun ormasnya dan berapa banyak pun masyarakat yang akan ikut, menurut Edy tidak ada masalah. Sebab stok vaksin tersedia, begitu juga dengan vaksinator.












