“Seluruh jabatan itu nantinya akan disebar di sejumlah Kejaksaan Tinggi yang ada di seluruh Indonesia. Dan berdasarkan data terbaru diperoleh bahwa jumlah pelamar CPNS Kejaksaan 214.207 orang dan CPPPK 1.132 orang, jumlah ini sangat luar biasa peminatnya,” kata Yos A Tarigan.
Selanjutnya, Cindy Savitri Desano menceritakan bahwa sejak kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) cita-citanya adalah masuk menjadi PNS di Kejaksaan. Sehingga, persiapan untuk mengikuti ujian benar-benar direncanakan sejak awal.
“Jadi, sebelum pelaksanaan ujian CAT saya sudah mencoba menjawab contoh-contoh soal yang ada dan membuka-buka catatan serta buku waktu kuliah untuk mengulang beberapa pelajaran yang nantinya muncul dalam ujian. Akan tetapi, satu hari jelang ujian saya tidak lagi belajar. Saya berusaha menenangkan diri agar nantinya bisa menjawab soal-soal dengan tenang dan teliti. Alhamdulilah, saya berhasil lulus dan menjadi calon jaksa,” katanya.
Kemudian, Dody Armando Simatupang yang masuk lewat jalur lulusan SMA juga melakukan hal yang sama. Mencoba menjawab contoh-contoh soal masuk PNS atau ASN. Dan yang paling penting sebenarnya adalah harus update informasi dan melek teknologi, karena saat ini semua proses perekrutannya sudah serba digital.












