Kelima, pemimpin yang mampu membangun kebersamaan. Kepala daerah harus mampu membangun kebersamaan dalam menghadapi wabah Covid-19 ini. Kebersamaan ini dibangun melalui mekanisme kolaborasi multipihak, mengingat adanya keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
Keenam, pemimpin yang mampu membangun integritas dan akuntabel. Kepala daeah harus memliki karakteristik integritas dan akuntabel. Tanpa integritas, maka kepercayaan publik akan memudar. Salah satu terjemahan integritas ini adalah kejujuran kepala daerah kepada masyarakat. Kepala daerah yang berintegritas akan menempatkannya sebagai pemimpin yang akuntabel.
Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar pada penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Kepala daerah harus bergerak cepat untuk menangani pandemi Covid-19 beserta dampak yang ditimbulkannya. Kepala daerah yang sekaligus ketua Satuan Tugas Covid-19 harus melakukan berbagai penyesuaian program kerja serta terus melakukan inovasi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku tentu dengan Komunikasi Kepemimpinan Pemerintahan Kepala Daerah yang efektif denga prinsip Be First; Be Right; Be Credible; Express Empathy; Promote Action; dan Show Respect. Serta dalam pelaksanaannya di lapangan, agar penuh persuasive dan tidak memicu polemik serta menjaga kepercayaan publik.












