“Pada kesempatan ini saya berterimakasih atas antusias dari masyarakat Dairi yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, juga kepada tokoh-tokoh yang berkenan menjadi juri, pembina, dan melestarikan ajaran leluhur kita. Kiranya melalui acara ini, adat Pakpak semakin dikenal dan diketahui keberadaanya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Tamsir Padang, selaku juri, menyampaikan perlombaan ini bertujuan untuk membangkitkan, mempertahankan, dan melestarikan kebudayaan Pakpak.
Lebih lanjut, Tamsir Padang menjelaskan ada beberapa kriteria penilaian bagi peserta yaitu kemampuan berkomunikasi menggunakan artikulasi bahasa Pakpak dengan benar, perdalan loji yg biasa dilakukan di Dairi, kerapian berpakaian, kemampuan menghidupkan suasana sesuai prosesi adat Pakpak, perjalan adat yang dibawakan adalah Keppas dan Pegagan, ketepatan waktu, cara menutup seperti yang dilakukan dalam adat Pakpak.
“Terima kasih kepada Pemkab Dairi yang telah memfasilitasi dalam melestarikan adat Pakpak. Kiranya kedepannya semakin dapat kita tingkatkan,” ucapnya mengakhiri sambutannya.












